Notification

×

Iklan

Bener Up

Melalui FORDES, PT MDA dan Pokja Dorong Perekrutan Tenaga Kerja Lokal Secara Merata

Rabu | 12/10/2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-12-13T07:46:28Z

REAL NEWS | Luwu,PT Masmindo Dwi Area (MDA) mulai menepati komitmennya dalam meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal, khususnya warga desa yang berada di jalur akses operasional perusahaan. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari pembentukan Forum Desa (FORDES) oleh PT MDA bersama Pokja Percepatan Investasi Kabupaten Luwu.


FORDES dibentuk bukan sekadar ruang pertemuan, tetapi menjadi wadah resmi penyerap aspirasi masyarakat terkait kehadiran investasi, termasuk dorongan agar rekrutmen tenaga kerja mengutamakan warga lokal.


Sekretaris Pokja, Zulkarnaim, menjelaskan bahwa FORDES berfungsi sebagai ruang dialog terbuka antara masyarakat, pemerintah, dan perusahaan.

“Pokja hadir untuk menjembatani kepentingan warga, pemerintah, dan MDA. Aspirasi masyarakat harus didengar, diproses, dan ditindaklanjuti. FORDES menjadi wadah untuk menyelaraskan persepsi dan mendorong keterbukaan,” ujarnya.



Terkait penyerapan tenaga kerja, ia menegaskan bahwa Pokja memastikan setiap proses rekrutmen MDA mengutamakan masyarakat lokal dengan sebaran yang adil.

“Selama ini kita mendorong agar tenaga kerja lokal semi skill menjadi prioritas. Namun tetap dibutuhkan kompetensi sesuai standar untuk masuk kategori semi skill maupun skill. Harapannya ke depan lebih banyak tenaga kerja lokal yang lolos berdasarkan persyaratan,” tambahnya.


Sejak Oktober 2025, sebaran penerimaan tenaga kerja mulai merata. Pada bulan tersebut, sebanyak 15 warga dari jalur akses diterima bekerja, ditambah 39 warga dari wilayah lingkar tambang. Pada November 2025, mayoritas tenaga kerja yang direkrut berasal dari kelompok masyarakat pemilik lahan, mencapai 36 orang.


Kepala Desa Kadong-kadong, Kecamatan Bajo Barat, Supriadi, turut mengapresiasi sistem rekrutmen kolaboratif yang dijalankan Pokja dan PT MDA. Menurutnya, mekanisme ini memberikan kesempatan lebih jelas bagi masyarakat desa untuk bekerja di sektor pertambangan di Kecamatan Latimojong.


Ia menyebut, meski pada Oktober hanya dua warganya yang diterima, proses tersebut tetap membuka ruang bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Untuk sementara baru dua orang. Yang satu saya rekomendasikan karena orang tuanya sakit-sakitan dan harus menanggung keluarga. Satu lagi, orang tuanya janda dan kurang mampu sehingga saya rekomendasikan anaknya untuk membantu ekonomi keluarga,” ungkapnya.(*)

×
Berita Terbaru Update