Pantauan di lokasi pada Rabu (23/10/2024) rumput yang tumbuh lebat membuat gerbang, yang seharusnya menjadi ikon penyambutan warga dan pengunjung menuju pusat pemerintahan Luwu, terlihat kusam dan tak terawat. Warga setempat menyatakan bahwa kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama tanpa adanya perhatian dari pihak terkait.
"Kami sering melewati gerbang ini, namun kondisinya makin lama makin terbengkalai. Rumput liar tumbuh tinggi dan menutupi sebagian besar gerbang," ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Gerbang ini sejatinya memiliki peran penting sebagai penanda bagi masyarakat maupun pengunjung yang menuju Belopa, namun saat ini malah terlihat kurang sedap dipandang. Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan untuk merawat dan membersihkan area tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Dinas terkait mengenai rencana perawatan atau penataan kembali gerbang masuk ini. Kondisi seperti ini menimbulkan kekhawatiran bahwa ikon-ikon penting yang mewakili identitas daerah tidak mendapatkan perhatian yang layak.
(Redk)






