Acara ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, beserta beberapa anggota DPRD dari daerah pemilihan Kecamatan Manggala, serta Wali Kota Makassar yang diwakili oleh Asisten III. Selain itu, hadir pula perwakilan SKPD Kota Makassar, para lurah, dan perangkatnya dari Kecamatan Manggala.
Sebelum acara resmi dimulai, dilakukan pembacaan doa dan menyanyikan lagu kebangsaan "Indonesia Raya".
Acara ini dibuka langsung oleh Asisten III yang mewakili Wali Kota Makassar. Dalam pidatonya, Asisten III menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan proses yang berkesinambungan, dimulai dari tingkat RT dan RW, dilanjutkan ke tingkat kelurahan, kecamatan, hingga provinsi, sebelum akhirnya menjadi keputusan di tingkat nasional oleh Presiden RI.
"Musrenbang adalah kegiatan tahunan yang harus kita laksanakan setelah bermusyawarah bersama. Proses ini melibatkan RT, RW, kelurahan, kecamatan, dan berlanjut hingga ke tingkat provinsi, sebelum akhirnya ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia," ujar Asisten III.
Ia juga menambahkan bahwa konsep dan barometer usulan program kerja telah disiapkan dengan baik. "Musrenbang tahun ke tahun menunjukkan perkembangan luar biasa. Kita harus mengevaluasi usulan-usulan yang belum terlaksana pada tahun sebelumnya agar tidak terjadi ketimpangan," lanjutnya.
Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, dalam sambutannya juga menegaskan pentingnya kegiatan ini, khususnya bagi Kecamatan Manggala.
"Kegiatan ini sangat penting untuk merancang arah pembangunan Kecamatan Manggala ke depannya. Kecamatan ini adalah satu-satunya di Kota Makassar yang tidak memiliki pusat perkotaan, sehingga menjadi tanggung jawab besar kami sebagai anggota DPRD untuk menghadirkan perubahan yang signifikan," ungkapnya.
Ia menyoroti pertumbuhan penduduk yang pesat di Kecamatan Manggala. "Pada tahun 2019, penduduk kecamatan ini hanya sekitar 87 ribu. Namun, pada tahun 2022, jumlahnya melonjak menjadi 110 ribu. Sayangnya, wilayah ini lebih banyak difungsikan sebagai area pemukiman daripada pusat perekonomian," tambahnya.
Supratman juga mengapresiasi potensi besar Kecamatan Manggala, yang perlu dikembangkan menjadi kawasan ekonomi dan olahraga. "Kita perlu menjadikan Kecamatan Manggala sebagai pusat perekonomian dan olahraga, karena potensinya sangat besar," tuturnya.
Ia juga menyoroti perlunya peningkatan fasilitas, terutama infrastruktur kantor lurah. "Pembangunan jalan dan irigasi sudah cukup baik, tetapi masih ada kantor lurah yang perlu diperbaiki. Saya berharap para pejabat pemerintahan, khususnya di tingkat kelurahan, dapat lebih memperhatikan tanggung jawab ini," Tegasnya.
Acara Musrenbang ini menjadi momentum penting untuk merencanakan pembangunan yang lebih baik di Kecamatan Manggala demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.(*)








