REAL NEWS | Luwu, Anggota DPR RI, Capt. Unru Baso,melakukan kunjungan kerja Ke TBBM Palopo yang Ada di Karang-karangan pada Sabtu (5/4/2025). Kunjungan tersebut disambut baik oleh jajaran manajemen dan staf TBBM,(Terminal Bahan Bakar Minyak Palopo).
Selain meninjau langsung operasional distribusi bahan bakar di wilayah Luwu Raya, kunjungan ini juga menjadi momen penting untuk menyerap aspirasi masyarakat sekitar, khususnya warga yang berada di zona ring 1 wilayah operasional Pertamina. Mereka merupakan kelompok yang paling merasakan dampak dari aktivitas perusahaan, termasuk potensi risiko lingkungan dan keselamatan.
Dalam kunjungan tersebut, Capt. Unru Baso berdialog langsung dengan perwakilan masyarakat, pemerintah desa setempat, serta anggota Komisi I DPRD Kabupaten Luwu, Andi Mappatunru. Salah satu aspirasi utama yang disampaikan adalah permintaan dukungan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina bagi masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan.
Warga mengusulkan bantuan berupa alat tangkap ikan, seperti perahu, mesin tempel, dan jaring (sero), sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar perusahaan. Menurut mereka, selama ini bantuan CSR cenderung tidak menyentuh warga yang tinggal di dekat wilayah operasional perusahaan, padahal mereka yang paling terdampak.
Menanggapi hal ini, pihak Fuel Terminal Palopo menyampaikan apresiasi atas masukan dan aspirasi yang disampaikan. Mereka juga berkomitmen akan meneruskan usulan tersebut ke Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi di Makassar, melalui PT Niagamas, untuk ditindaklanjuti sesuai dengan ketersediaan pagu anggaran CSR yang ada.
Capt. Unru Baso menekankan pentingnya prioritas bantuan CSR bagi warga di zona terdampak langsung, seraya menyampaikan bahwa ia akan terus mengawal aspirasi tersebut hingga mendapatkan perhatian yang layak dari pihak perusahaan.
"Kita ingin memastikan bahwa kehadiran perusahaan besar seperti Pertamina benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat di sekitarnya. Terutama mereka yang selama ini hidup berdampingan langsung dengan aktivitas industri dan ikut menanggung risikonya," ujar Capt. Unru Baso.
Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda reses Capt. Unru Baso untuk memantau langsung kebutuhan masyarakat, khususnya di sektor energi dan pemberdayaan masyarakat sekitar wilayah industri strategis nasional.






