REAL NEWS,LUWU – Melalui program Ubas Peduli, anggota DPR RI Komisi VI dari Fraksi Partai Gerindra, Capt. Andi Unru Baso, menunjukkan kepedulian dan solidaritasnya kepada masyarakat yang terdampak banjir di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, yang terjadi pada Jumat (30/5/2025).
Perwakilan Ubas Peduli yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Luwu, Andi Mappatunru, menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan terdiri dari 7 ton beras, 700 dus mi instan, 1.400 liter minyak goreng, dan 1.500 kaleng ikan sarden. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak.
“Bantuan ini didistribusikan melalui posko induk Kecamatan Bua, kemudian disalurkan kepada warga yang tersebar di berbagai wilayah terdampak. Setiap paket bantuan berisi 10 kg beras, 2 liter minyak goreng, 1 dus mi instan, dan 2 kaleng ikan sarden,” ujar Andi Mappatunru, Sabtu (31/5/2025).
Ia menambahkan, “Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang saat ini mengalami musibah. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk selalu hadir bersama rakyat, terutama di masa-masa sulit.”
Camat Bua, H. Satti Abd Latief, selaku penanggung jawab posko induk, menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diterima.
“Atas nama Pemerintah Kecamatan Bua dan mewakili Pemerintah Kabupaten Luwu, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo melalui Bapak Andi Unru Baso, Anggota Komisi VI Fraksi Gerindra, atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat kami,” ungkap Satti Abd Latief.
Ia menambahkan, “Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami yang saat ini sedang berjuang memulihkan diri dari dampak banjir.”
Ucapan terima kasih juga datang dari Kepala Desa Tanarigella, Satti Amir. “Bantuan ini akan segera kami salurkan kepada warga. Terima kasih kepada Pak Prabowo melalui Capt. Unru Baso yang telah membantu masyarakat kami yang terdampak banjir. Semoga ke depannya rezeki beliau terus mengalir dengan lancar,” tuturnya.
Sebagai informasi, banjir yang melanda Kecamatan Bua merendam sekitar 1.300 rumah warga, menyebabkan kekurangan bahan makanan dan kebutuhan dasar. Bantuan logistik ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan masyarakat yang terdampak.








