REAL NEWS | LUWU – Pemerintah Kabupaten Luwu melalui Dinas Sosial bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada warga terdampak bencana alam di Desa Tampumia, Kecamatan Buponrang. Peristiwa yang terjadi pada Senin, 27 Oktober 2025, sekitar pukul 18.30 WITA tersebut menyebabkan kerusakan rumah dan harta benda milik dua keluarga.
Dua korban yang terdampak adalah Sukarman Jaya dan Muh. Arif, dengan total kerugian mencapai Rp38,5 juta. Berdasarkan data Pemerintah Desa Tampumia, keluarga Sukarman mengalami kerugian terbesar sebesar Rp34 juta, sementara keluarga Muh. Arif ditaksir menderita kerugian sekitar Rp4,5 juta akibat rusaknya material bangunan.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Luwu, Hj. Asliana Nurdin, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyalurkan bantuan logistik sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah. “Kami memberikan bantuan sesuai ketersediaan logistik di Dinas Sosial. Bantuan yang disalurkan berupa beras, makanan siap saji, kasur, tenda gulung, selimut, famili kit, dan perlengkapan anak,” ujarnya saat dikonfirmasi.Kamis,(6/11/2025)
Ia menegaskan, selama stok logistik tersedia, Dinas Sosial akan terus hadir memberikan bantuan kepada warga yang terdampak bencana. “Ini merupakan kebutuhan dasar bagi keluarga. Semoga bantuan ini bermanfaat dan membawa berkah bagi korban yang sedang mengalami musibah,” tambahnya.
Salah satu korban, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan dan kehadiran pemerintah. “Terima kasih karena tim dari pemerintah sudah datang langsung dan membawa bantuan. Ini sangat membantu kami di tengah kondisi sulit seperti sekarang,” ucapnya.
Pemerintah Desa Tampumia melalui Kepala Desa Syamsu Alam sebelumnya telah mengajukan permohonan bantuan resmi kepada Bupati Luwu melalui surat bernomor 379/DTM/BP/X/2025 dan 380/DTM/BP/X/2025 pada 28 Oktober 2025. Surat tersebut dilengkapi analisis kerugian, data keluarga korban, serta dokumentasi rumah yang rusak.
Permohonan tersebut juga ditembuskan kepada BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas Perkim Kabupaten Luwu. Pemerintah desa berharap bantuan yang diberikan mampu meringankan beban warga serta mempercepat proses pemulihan pascabencana.
(Ivan)








